Kegiatan

USU, UNUSU dan UQB Berkolaborasi Melakukan Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Dodol Pisang

USU, UNUSU dan UQB Berkolaborasi Melakukan Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Dodol Pisang

Kampus USU, UNUSU dan UQB Berkolaborasi melakukan Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Dodol Pisang Sebagai Penghasilan Tambahan di Lingkungan V Kelurahan Ladang Bambu Medan Tuntungan

 

 

Pisang merupakan salah satu produk hortikultura yang memiliki sifat cepat busuk. Oleh karena itu, untuk memperpanjang daya simpan pisang dapat dilakukan proses pengolahan lanjut dengan cara mengubah menjadi makanan cemilan seperti dodol pisang. Selain memperpanjang daya simpan, pembuatan dodol pisang dapat meningkatkan nilai ekonomis produk pertanian dan menambah keanekaragaman pangan. Hal ini tentunya lebih ekonomis daripada hanya menjual pisang secara langsung.

 

Pelaksanaan pelatihan ini berkolaborasi dengan 3 Universitas yaitu Ibu Riswanti Sigalingging, S,TP., M.Si., Ph.D dosen dari jurusan Teknik Pertanian dan Biosistem, Universitas Sumatera Utara (USU), Bapak Candra Sigalingging, STP., M.Si, Ibu Dini Novita Sari, STP., MP, dan Ibu Riani Sari Sembiring, S.Si., M.Si dosen dari jurusan Pengolahan Pangan, Universitas NU Sumatera Utara (UNUSU), serta Ibu Eni Duwita Sigalingging, S.E., M.Si, Ak., CA, Ibu Masria Lumban Gaol, S.E., M.Si, dan Ibu Chrisnova Hasugian, S.E., M.Si dosen dari jurusan Akuntansi, Universitas Quality Berastagi (UQB). Kegiatan pelaksanaan pelatihan ini melibatkan mahasiswa dari tiga universitas tersebut. 

 

Riswanti Sigalingging selaku ketua tim pengabdian mengatakan Pembuatan dodol pisang tidaklah sulit sehingga menjadi peluang untuk dijadikan usaha sebagai penghasilan tambahan. Pembuatan dodol pisang  tidak membutuhkan peralatan yang mahal ataupun keahlian yang tinggi, sehingga dapat dilakukan oleh kelompok masyarakat dari kalangan manapun baik tinggi, menengah ataupun kecil, dan beliau juga mengatakan bahwa pelaksanaan pelatihan kewirausahaan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada ibu-ibu di lingkungan V Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan tuntungan.

 

Candra Sigalingging dan Dini Novita Sari selaku dosen bidang pengolahan pangan memaparkan bahwa Pisang (Musa paradisiaca) adalah buah yang mudah didapat, murah, dan mengandung banyak vitamin. Pisang mengandung 6 nutrisi yaitu air, gula, protein, lemak, vitamin dan mineral. Oleh karena itu, pisang merupakan salah satu makanan penting bagi banyak orang dan mereka juga mengatakan pisang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan seperti dapat melancarkan saluran pencernaan, menjaga kesehatan jantung, mengontrol gula darah, mencegah anemia dan menurunkan berat badan. Eni Duwita Sigalingging menambahkan jika dodol pisang yang dikemas dengan menarik dapat dijadikan usaha dan berguna sebagai menambah penghasilan ibu-ibu di lingkungan V Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan tuntungan. 

 

Hasil dari kegiatan pelatihan ini terciptanya kesadaran dosen dan mahasiswa untuk mengabdikan ilmunya kepada ibu-ibu di lingkungan V Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan tuntungan. Diharapkan kegiatan pelatihan kewirausahaan ini dapat berlanjut secara berkesinambungan.

Detail Kegiatan

2022-08-17
13:10 - 17:10
populer